Apa adanya
Saya suka kamu apa
adanya
Saya cinta kamu apa
adanya
Saya sayang kamu ada
adanya
Oleh sebab saya suka,
cinta dan sayang kamu
Ya, kamu,
dengan nama, wajah,
tubuh, sifat dan sikap kamu sendiri
Bukan orang lain
Karna aku tak akan
tersenyum,
kesal,
rindu karna orang lain
Tak pula menangis,
gembira,
tertawa karna orang lain
Kebayang nggak, begitu cintanya kamu kepada seseorang hingga
setiap apa yang dia lakukan selalu membuatmu tersenyum? (kalimat ini dikutip
dari “Traveler’s Tale, kisah si Ucup) Salah satu sebabnya karna kamu cinta dia
apa adanya. Begini, ehm, setiap orang punya ciri khas masing2, dalam sifatnya
yang jujur, sikapnya yang moody, matanya yang hitam indah yang entah belo entah
sipit, gaya bicaranya yang ceplas
ceplos, raut wajahnya ketika kesal, kegemarannya makan yang pedas2 yang membuat
wajahnya memerah ketika kepedasan, wajahnya yang serius ketika membaca buku,
gaya tulisan tangannya, suatu hal yang remeh temeh bisa membuatya marah dan dia
bisa diem2an berhari2 karna hal tersebut, dan lain2.
Bila keseluruhan sifat itu
membuatmu nyaman, berarti kamu cinta dia apa adanya. Sebab kamu tentulah merasa
kerepotan atas sifatnya yang moody, yang membuatmu terus2an serba salah. Sebab
kamu tentulah harus terbiasa dengan gayanya yang ceplas ceplos. Sebab kamu
tentul harus ekstra bersabar bila dia kesal ataupun marah. Nah bila hal2 dari
sisi2 negatifnya itu bisa membuatmu tersenyum, bukankah kau suka dia dalam apa
adanya dia?
Sy sangat ingat nasihat2 dari Bang Assue dan Bang Chori (salah
dua senior sy di stapala yang banyak mengajarkan hal2 yang nggak bisa saya
dapatkan dari perkuliahan di kelas), “Lu
bersikaplah apa adanya. Jangan jaim, jangan pakai topeng. Karna seburuk2nya
elu, itu adalah elu, dan apa adanya itu
yang membuat orang suka”. Apa adanya itulah yang membuat kita beragam. Seandainya
seorang teman yang rame mencoba untuk kalem dan cool, siapa lagi yang bisa
meramaikan suasana? Seandainya seorang teman yang kalem mencoba untuk bersikap
korak, siapa lagi yang bisa memberi nasihat, sedangkan cukup sepatah dua patah
kalimat lucu darinya sudah bisa membuat hangat suasana, tanpa bersikap korak.
Seandainya seorang teman yang tempramen tiba2 bersikap lunak dan sok lemah
lembut, kita pasti merasa kehilangan dia. Seandainya seorang teman keras kepala
dan nekat mulai kehilangan pendirian ketika memutuskan sesuatu, siapa lagi yang
bisa menggerakkan dan meyakinkan teman lainnya?
Tanpa sadar, kita suka sifat
teman kita yang rame, teman kita yang kalem, teman kita yang tempramen, teman
kita keras kepala dan susah diatur. Dan bila dibalik, biarkan
diri kita apa adanya, diri kita yang rame, diri kita yang kalem, diri kita yang
tempramental, diri kira yang keras kepala, karna meskipun ada beberapa yang tak
suka, biarkanlah, kita punya teman2 baik dan “seseorang” yang mengerti,
mencintai dan menyayangi kita apa adanya.
Kalimongso 25-11-07
Topeng membuat kamu
tak bisa melihat keburuk2an diri kamu, untuk kamu perbaiki, karna yang terlihat
dicermin adalah topeng yang menipu, bukan wajah kamu yang asli.
December 20th, 2007 at 8:24 pm
setujuuuuu…..
December 20th, 2007 at 8:25 pm
ok
January 27th, 2008 at 1:53 am
“Lu bersikaplah apa adanya. Jangan jaim, jangan pakai topeng. Karna seburuk2nya elu, itu adalah elu, dan apa adanya itu yang membuat orang suka”
kata2 ini yg diktakan ma senior qta k qta waktu qta jd ‘guide’ itu kan?
terus terang waktu itu kok aQ ga ngrasa ada yg aneh ya ma kata2 ini, tp waktu baca d blog kmu, ternyata kata2 ini emang mengandung makna yg sperti kmu tulis yaw..
aQ pikir stiap orang emang punya karakternya masing2 tp kadang aQ ngrasa karakter itu melekat d dirinya krn dgn karakter itulah dy dicintai oleh tman2nya…
atw cuma aQ yg ngrasa kyk gitu…
krn aQ dulu pendiam & (jujur) tmanku cuma dikit, tp sejak aQ punya lingkungan baru & mncoba utk berubah, aQ jd punya bnyak tman & tau apa yg mereka katakan?
’seLLy itu selalu ceria yaw, senang dekat dngannya’
jd sejak itu, aQ mnjadi pribadi yg bnar2 berbeda, ’seLLy yg ceria’ sperti yg mereka knal skrg…
aQ nyaman dgn keadaan sperti itu, & yg aQ tanyakan ‘apakah aQ sdang pake topeng ceria?’
kata2 ‘be your self’ jg ga aQ mngerti mpe skrg, krn aQ ga tau ’sperti apa diriku yg sbenarnya, yg pendiam atw yg ceria?’
^_^
gerie_813
January 27th, 2008 at 9:39 pm
Km masih ingat ndak ma kata2mu, WHAT A PERFERCT GIRL?
klo mnurutku seh, NO BODY PERFECT.. sy ndak ngerti knp km mpe bs bilang spt tu, mungkin krn ssuatu yg brlebihan..
Cinta mank gila!!
April 17th, 2008 at 11:01 am
@Gery: mana yang menurutmu nyaman saja, Ger, dan juga nyaman bagi orang lain. Kalau ceria bikin kita nyaman dan orang lain juga suka, mungkin kecerian itu sifat asli diri…
Tidak ada yang tidak suka dengan orang yang selalu ceria…
@Heidy: terlalu perfect, Lin. Setidaknya buat saya. Ah, mending bertaualang saja…h3
April 17th, 2008 at 11:02 am
@Gery: mana yang menurutmu nyaman saja, Ger, dan juga nyaman bagi orang lain. Kalau ceria bikin kita nyaman dan orang lain juga suka, mungkin kecerian itu sifat asli diri…
Tidak ada yang tidak suka dengan orang yang selalu ceria, Ger.
@Heidy: terlalu perfect, Lin. Setidaknya buat saya.
Ah, mending bertualang saja..