Untuk Sobatku Aztroz

Kamu masih ingat hari-hari kita?

Berdua jelajahi Jakarta

Pagi yang cerah saat kita menyapa Monas

Malam yang dingin saat kita beristirahat di kaki jalan layang

Kau berdiri dengan gagahnya, menemaniku makan jagung bakar.

 

Atau saat kita melaju kencang dari arah Puncak

Bebas, lepas,,,

Yang punya motor, yang punya mobil, biarlah mereka kesal

karna kita salip mereka

Biarkan mereka iri, karena mereka tidak mengerti

 

Ah, begitu tega kamu tinggalkan aku

Mengapa tidak kau tolak orang asing yang mengambilmu?

Membawamu jauh dariku

 

Aku hanya beranjak sebentar

Kau kutinggalkan di luar karena aku ingin mencucimu, membersihkanmu

dari lumpur dan debu yang tersisa dari petualangan kita

Kucarikan ember di dalam, juga lap basah, dan tak lupa telah
kubelikan shampo

Tak sabarkah kamu menunggu?

Hanya dua atau tiga menit saja,,,

 

Sekarang kamu telah pergi

Entah ke mana

 

Aku tahu, kamu pasti mengerti

Betapa sedihnya aku

Dan akupun tahu kamu sendiri tak berdaya

Untuk ke mana-mana; pun kembali kepadaku

 

Ah, biarkan aku mengenang kembali saat-saat itu

Saat kita biasa berkeliling, dengan menyanyi-nyanyi kecil,

Kamulah yang setia mendengar senandungku

Seirama dengan putaran rodamu

Bukankah kita berencana ke Bandung?

Ke Jogja

Ke Surabaya

Kembalilah, biar kita kelilingi Jawa

 

 

Kalimongso, 26
Feb 2008

Aztroz adalah nama sepeda gunung punya posko yang sering
saya pakai ke mana2. Nama lengkapnya: Polygon Aztroz. Hilang di depan posko, 25 Februari 2008,
saat saya tinggalkan sebentar, paling 2-3 menit, saat mencari ember buat cuci itu sepeda.

Siapa yang ambil? Balikin!

5 Responses to “Untuk Sobatku Aztroz”

  1. HoLicS Says:

    sabar ya…
    ntar juga artroznya balik lagi…
    insya 4w1…

  2. Heidy Says:

    Sabar sodaraku, akan ada yg lebih..

  3. diIIeEn Says:

    kirain nama orang
    ternyata….

    yup loe emang jago
    hehehe

  4. Juna Putra Says:

    @dillen: walaupun bukan orang, dia bagaikan seorang sahabat.
    Sayang dia hilang, diambil orang.

    Sampai sekarang kalau ada orang pakai sepeda dangan merek dan edisi yang sama, saya secara reflek pasti menoleh. Ingat sama itu sepeda…

  5. yoyon Says:

    kita semua bakalan kehilangan je..
    something, someone..
    tapi itulah hidup je.

    luv y

Leave a Reply